Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook

Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook - Sahabat Info Tekno semuanya, kali ini Informasi Teknologi akan memberikan informasi teknologi terbaru dan mungkin penting untuk anda baca dengan judul Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook yang telah kami analisa dan kami persiapkan dengan matang untuk anda baca informasi teknologi terbaru kali ini. Semoga imformasi dunia teknologi yang kami sajikan mengenai Artikel Teknologi, yang kami tulis ini dapat anda jadikan pengetahuan di dunia teknologi dan anda tidak kudet lagi dan menjadi manusia yang update teknologi.

Judul : Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook
link : Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook

Infotekno-Baru

Liputan6.com, Jakarta - Komisioner Privasi Australia, Angelene Falk, mengatakan pemerintah akan melakukan investigasi resmi terhadap Facebook.

Investigasi ini dilakukan setelah Facebook mengonfirmasi data dari tiga ratus ribu pengguna asal Australia telah disalahgunakan Cambridge Analytica.

"Investigasi itu dilakukan untuk memastikan apakah Facebook telah melanggar peraturan privasi Australia," jelas Falk dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/4/2018).

Pernyataan Australia itu keluar tak lama setelah Facebook mengumumkan jumlah pengguna yang data mereka telah disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.

Dalam keterangan resminya, Facebook mengungkapkan data dari sekira 87 juta pengguna telah digunakan secara tidak layak oleh Cambridge Analytica.

Sebagian besar merupakan data pengguna Facebook di Amerika Serikat (AS), dan Indonesia termasuk tiga besar yang menjadi korban.

Dari total 10 negara yang data penggunanya diambil, Australia berada di urutan terakhir sebanyak 311.127 atau 0,4 persen dari 87 juta pengguna.

Sebanyak 70,6 juta akun yang disalahgunakan berasal dari AS, Filipina berada di posisi ke dua dengan 1,2 juta dan Indonesia dengan 1 jutaan akun.

Negara-negara lain yang juga menjadi korban adalah Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam dan Australia. Namun, Facebook mengaku tidak tahu rincian data yang diambil dan jumlah pasti akun yang menjadi korban.

"Total, kami yakin informasi dari 87 juta orang di Facebook, sebagian besar di AS, telah dibagikan secara tidak layak kepada Cambridge Analytica," tulis Facebook dalam keterangan resminya.

Facebook juga akan memberikan pemberitahuan kepada pengguna yang informasinya diduga dibagikan secara tidak layak ke Cambrdige Analytica.

Let's block ads! (Why?)


Demikian Informasi Teknologi Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook

Informasi Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. Baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Baca juga


Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook


Anda sekarang membaca artikel Data 300 Warga Diambil Cambridge Analytica, Australia Investigasi Facebook dengan alamat link https://infotekno-baru.blogspot.com/2018/04/data-300-warga-diambil-cambridge.html

Subscribe to receive free email updates: