Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat
Judul : Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat
link : Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat
MENJADI politisi Senayan sangat membanggakan. Sayangnya, setelah jadi anggota DPR, justru banyak yang melupakan rakyat yang diwakilinya. Mereka bekerja bukan lagi untuk rakyat, tapi kelompoknya. Servei Poltracking menyebutkan, tingkat kepercayaan rakyat ke DPR tinggal 34 %. Gawat, rakyat sudah gantian melupakannya.
Anggota DPR itu merupakan wakil rakyat. Tapi benarkah mereka menjunjung tinggi amanat itu? Banyak yang sudah melenceng. Mereka bekerja tidak lagi demi konstituennya, tapi memperjuangkan perut sendiri baru kelompoknya. Ironis kan? Yang mewakili jauh lebih sejahtera daripada yang diwakilinya.
DPR itu tugasnya membuat Undang-Undang. Tapi dalam prakteknya banyak UU yang diamandemen dan direvisi hanya untuk memenangkan kelompoknya. Sekedar contoh, UU MD3 (MPR, DPR, DPRD & DPD) diubah-ubah hanya untuk pengobat kecewa kekalahan dalam Pilpres 2014.
Selama ini parpol pemenang pemilu otomatis jadi Ketua DPR, tapi gara-gara UU MD3 diamandemen, kini tidak lagi. Walhasil PDIP sebagai pememang pemilu, terpaksa hanya jadi penonton, tak kebagian posisi Ketua DPR, Ketua MPR. Semuanya diborong dari unsur KMP (Koalisi Merah Putih).
Semangat orang-orang Senayan untuk “memberangus” KPK tak pernah lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan. Terakhir, senjata andalan KPK berupa penyadapan, akan diamputasi. Terbukti RUU Penyadakan diprioritaskan masuk Prolegnas 2018. Bila ini gol, KPK tak lagi leluasa menyadap orang-orang yang dicurigai korupsi. Maunya DPR, KPK itu nantinya hanya sekedar jadi supervisi. Begitu santainya, nanti bisa disambi makan supermie.
Rakyat sungguh kecewa dengan wakil rakyat kita. Ini tergambar dari hasil survei Poltracking yang menyebutkan, tingkat kepercayaan rakyat pada DPR tinggal 34 %, sementara pada KPK mencapai 59 %. Mereka lebih percaya kepada KPK, karena jika korupsi bisa diberantas habis, kesejahteraan rakyat bisa meningkat.
Yang terjadi sekarang ini, yang sejahtera hanya para anggota DPR. Belakangan rakyat memang tambah sebal oleh perilaku sejumlah oknum-oknum DPR. Jelas-jelas Ketuanya sudah jadi tersangka KPK masih juga dibela mati-matian. Mereka sudah melupakan amanat rakyat, apa salahnya kini ganti dilupakan rakyat. – gunarso ts
Baca Kelanjutan Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat : http://ift.tt/2AbzNYYDemikian Informasi Teknologi Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat
Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat
Anda sekarang membaca artikel Saat Orang-Orang Senayan Mulai Dilupakan Rakyat dengan alamat link https://infotekno-baru.blogspot.com/2017/11/saat-orang-orang-senayan-mulai.html