Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
Judul : Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
link : Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
Liputan6.com, Washington DC - Hillary Clinton akhirnya buka suara soal teknologi kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence). Hillary yang sempat menjadi kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 tersebut, berpendapat AS tidak siap menerima adopsi kecerdasan buatan. Apalagi, pengembangan teknologi ini ia anggap terlalu cepat dan agak dipaksa.
Seperti dilansir Ubergizmo pada Sabtu (25/11/2017), Hilary mengatakan dampak dari adopsi kecerdasan buatan yang terlalu dini bisa merusak bidang sosial dan ekonomi negara adidaya itu.
"Negara ini (Amerika Serikat) sepertinya memang sedang terburu-buru untuk terlihat canggih. Padahal menurut saya, kita seharusnya belum sampai pada era teknologi berbasis kecerdasan buatan," kata Hillary.
Selain itu, istri dari Bill Clinton ini juga mengutarakan pendapat soal kecerdasan buatan yang bisa mengancam pekerjaan manusia di masa depan.
Ia menilai, jika para petinggi perusahaan teknologi tidak berupaya untuk menyeimbangi dan mengontrol kecerdasan buatan, pekerjaan manusia bisa digantikan secara perlahan.
Karena itu, Hllary mengimbau para petinggi perusahaan teknologi yang juga menjadi 'pemerhati' kecerdasan buatan--mulai dari Mark Zuckerberg, Bill Gates Elon Musk, hingga Stephen Hawking--bekerjasama untuk mencari titik temu agar kecerdasan buatan tidak lepas dari kodrat yang telah ditetapkan.
"Mereka harus membuat 'alarm' yang sewaktu-waktu berbunyi jika (kecerdasan buatan) sudah kelewat kontrol," lanjutnya.
Demikian Informasi Teknologi Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
Anda sekarang membaca artikel Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan dengan alamat link https://infotekno-baru.blogspot.com/2017/11/hillary-clinton-as-belum-siap-untuk.html